
Bandara Heathrow menangani 5,8 juta penumpang pada bulan Februari—menjadi bulan kedua tersibuk dalam sejarah—berkat liburan tengah semester di Inggris yang sangat ramai dan lonjakan lalu lintas Tahun Baru Imlek, menurut data yang dirilis pada 11 Maret. Jumlah ini 110.000 lebih tinggi dibandingkan Februari 2025, meskipun manajemen mencatat pertumbuhan bandara ini (1,9 persen) masih di bawah rata-rata Eropa sebesar 4,6 persen, dan Istanbul telah melampaui Heathrow sebagai bandara tersibuk di benua tersebut. CEO Thomas Woldbye menggunakan hasil ini untuk mendukung pembangunan landasan ketiga, dengan alasan dua landasan yang ada saat ini sudah “penuh” dan keterbatasan kapasitas berisiko mengurangi daya saing Inggris.
Bagi tim mobilitas korporat, pesannya campur aduk: di satu sisi, Heathrow tetap memberikan layanan tinggi—98 persen penumpang melewati pemeriksaan keamanan dalam waktu kurang dari lima menit meski volume penumpang mencapai rekor. Namun di sisi lain, kelangkaan slot penerbangan menaikkan tarif dan membatasi fleksibilitas jadwal, yang mempersulit perencanaan perjalanan karyawan selama periode puncak. Bandara juga mengonfirmasi sedang bekerja sama dengan maskapai untuk “memfasilitasi permintaan penerbangan tambahan” sebagai jalur alternatif akibat situasi di Timur Tengah. Hal ini bisa menyebabkan lebih banyak penerbangan jarak jauh dijadwalkan ulang ke waktu yang kurang sibuk atau dipindahkan ke bandara sekunder, sehingga pembeli tiket harus waspada terhadap perubahan mendadak.
Dari sisi kebijakan, data ini akan menjadi bahan perdebatan politik mengenai kapasitas penerbangan di wilayah Tenggara Inggris. Persetujuan untuk perluasan akan memicu pembangunan selama bertahun-tahun dan persyaratan kompensasi lingkungan yang kompleks. Oleh karena itu, perusahaan dengan populasi ekspatriat besar harus bersiap menghadapi keterbatasan slot dan kemungkinan harga kelas premium yang lebih tinggi hingga dekade 2030-an.
Bagi tim mobilitas korporat, pesannya campur aduk: di satu sisi, Heathrow tetap memberikan layanan tinggi—98 persen penumpang melewati pemeriksaan keamanan dalam waktu kurang dari lima menit meski volume penumpang mencapai rekor. Namun di sisi lain, kelangkaan slot penerbangan menaikkan tarif dan membatasi fleksibilitas jadwal, yang mempersulit perencanaan perjalanan karyawan selama periode puncak. Bandara juga mengonfirmasi sedang bekerja sama dengan maskapai untuk “memfasilitasi permintaan penerbangan tambahan” sebagai jalur alternatif akibat situasi di Timur Tengah. Hal ini bisa menyebabkan lebih banyak penerbangan jarak jauh dijadwalkan ulang ke waktu yang kurang sibuk atau dipindahkan ke bandara sekunder, sehingga pembeli tiket harus waspada terhadap perubahan mendadak.
Dari sisi kebijakan, data ini akan menjadi bahan perdebatan politik mengenai kapasitas penerbangan di wilayah Tenggara Inggris. Persetujuan untuk perluasan akan memicu pembangunan selama bertahun-tahun dan persyaratan kompensasi lingkungan yang kompleks. Oleh karena itu, perusahaan dengan populasi ekspatriat besar harus bersiap menghadapi keterbatasan slot dan kemungkinan harga kelas premium yang lebih tinggi hingga dekade 2030-an.
Sumber: ITV News London
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.Lebih Banyak Dari Inggris
Lihat semua
Krisis Timur Tengah Berdampak pada Bandara Inggris: Setidaknya 42 Penerbangan Dibatalkan dan 146 Tertunda
UKVI menetapkan 26 Februari 2026 sebagai batas akhir penggunaan stiker visa kertas, konfirmasi peluncuran eVisa secara nasional